Review Desain Aplikasi Duolingo


Salah satu aplikasi android yang terkenal yakni Duolingo, aplikasi untuk belajar bahassa asing dengan cara yang menyenangkan. Duolingo adalah salah satu aplikasi android yang meraup kesuksesan tinggi karena sifatnya yang mudah digunakan dan menyenangkan.


Goal dari aplikasi duolingo ialah menyediakan aplikasi yang membantu user untuk belajar bahasa asing dengan mudah. Duolingo menyediakan strategi repetisi untuk membantu pengguna untuk belajar dengan cepat. Untuk itu desain yang digunakan duolingo cenderung sederhana, minimalis dan tidak terlalu banyak ilustrasi. 

Logo Aplikasi

Logo aplikasi duolingo menggunakan gambar ilustrasi sederhana burung hantu. Logo ini memiliki warna yang cerah dan berbeda dengan warna hijau aplikasi lainnya seperti whatsap dan line sehingga aplikasi ini mudah ditemukan dalam rangakain menu di smartphone.

Meski begitu karena menggunakan banyak warna putih jadi duolingo tidak memiliki visibility yang begitu jelas dari jarak jauh.





Interface Aplikasi

 Aplikas duolingo menggunakan bahasa yang santai dan seolah membiarkan pengguna untuk berinteraksi dengan dirinya sendiri. Kata I want to learn menunjukkan goal dari user ketika menggunakan aplikasi duolingo. 
Duolingo sendiri menyediakan pilihan bahasa yang bisa dipilih. Ketika layar disentuh pada pilihan maka tampilan menu bahasa yang ingin dipilih akan berubah menjadi abu abu sebelum diarahkan ke halaman pilihan bahasa tersebut. Berikut adalah poin interface aplikasi Duolingo yang menarik,

Pick a Goal Menu

Setelah menentukan bahasa apa yang ingin dipelajari, user akan diarahkan ke pilihan sebarapa intens user ingin belajar menggunakan duolingo. Menu ingin sangat fungsional karena tidak semua orang memiliki waktu luang untuk belajar duolingo.
Pilihan casual ditujukan untuk orang ingin secara santai belajar bahasa lain atau yang tidak memiliki banyak waktu lowong. Hal ini juga membuat user lebih nyaman dan tidak terbebani karena duolingo menyediakan pilihan program sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Hal ini juga karena duolingo memiliki sistem poin seperti game yang apabila user jarang menggunakan duolingo maka skor yang dicapainya akan turun. Sehingga pilihan ini juga lebih mendorong pengguna untuk menggunakan aplikasi ini setiap hari.
Interface duolingo juga dibuat lebih meyakinkan user dengan penambahan maskot duolingo dan kata ‘you can always chang the goal later’ yang berusaha membujuk user untuk melanjutkan kursus.
Bulatan pada menu akan berubah menjadi biru apabila dipilih. Juga terdapat tombol back jika user berubah pikiran untuk belajar bahasa lain. Setelah memilih goal tombol continue bisa dipilih, tombol akan berubaha menjadi warna abu-abu ketika di-klik atau loading untuk ke halamanan selanjutnya.




Option Path Menu
Option ini disediakan bagi user yang ingin belajar bahasa secara baru. Saat masuk ke kursus, duolingo menyadari bahwa tidak semua pengguna baru dalam bahasa tersebut. Ada user yang sudah pernah belajar bahasa yang diinginkan.
Sehingga duolingo memberi pertanyaan sesuai dengan kebutuhan konsumen duolingo. Apakah user sudah pernah belajar bahasa tersebut atau mulai dari nol. Seperti menu lainnya, menu yang dipilih akan berubah warna menjadi ab-abu ketika ditekan.
Sedangkan bagi pengguna yang sudah pernah belajar bisa mengambil tes singkat untuk mengukur kemampuan user. Di halaman tersebut juga terdapat back icon yang fungsinya sama juga dengan back menu dari smartphone biasa. Namun user cenderung menyentuh tombol back panah ketika ditampilkan di layar karena jaraknya dengan tangan lebih dekat, sehingga lebih nyaman digunakan.
Duolingo juga masih menggunakan icon atau maskot untuk mempertahankan kesan ramahnya, mengangkat palet warna abu-abu, hijau dan biru sejak awal.




  Menu kuis utama

Setelah menjalani tes, user akan amsuk pada materi utama di aplikasi duolingo. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa duolingo memberikan latihan berupa tes cepat yang diulang ulang untuk menanamkan kata kata dalam user aplikasi. Pada menu ini disediaan berbagai pilihan seperti game.
Bagi pengguna user dari basic-nya, user diajak untuk melakukan kuis basic berupa vocabulary dalam bahasa asing. Menu dibagi menjadi berbagai kategori dari verb, pronoun, greetings dan lain-lain. User haya bisa beranjak ke menu selanjutnya apabila sudah lolos tes yang pertama. 
Menu utama didominasi warna biru mencolok. Warna biru dianggap ergonomis karena secara psikologi, biru adalah warna yang membuat manusia bisa lebih produktif. Tulisan juga dibuat kontras dengan wara background-nya seperti birudan putih. Seta putih dan hitam.
Font yang digunakan san serif dengan ukuran yang tidak menyulitkan mata untuk melihat. Namun untuk para penderita rabun atau manula akan kesulitan membaca tulisan pada duolingo.. hanya saja, duolingo memang ditujukan untuk pasar anak muda.

 Transisi
Ini adalah gambar transisi dalam aplikasi duolingo. Dalam menu awal sebelum menu utama, loading screen akan berupa telur putih sedangkan bila dalam proses akan berbentuk bulat biasa.
Dalam menu utama, gambar telur saja tidak terlalu efektif karena banyak user yang mengira kalau aplikasi malah macet. Pada gambar kanan loading screen simbolnya lebih familier sehingga tidak membuat user panik.
Loading duolingo termasuk cepat dibanding aplikasi lainnya, namun loading seringkali membuat suara menjadi macet dan memperlambat kerja aplikasi dan user. Dalam GUI ini juga tidak ada back atau cancel sign sepeti di browser, sehingga user terpaksa harus menunggu hingga loading selesai.

 Setting
Di duolingo, menu yang tidak efektif adalah bagian settingnya. Karena untuk mencapai setiing tidak ada tombol langsung, namun harus memutar ke halaman awal dimana belum amsuk menu kuis.
Pengaturan ini menyulitkan pengguna yang ingin melakukan setting feedback bahkan sign in. Menu sign in juga sudah ada di awal, sehingga menu di awal masuk ini kurang efektif.


 


City Promotion: Suryanegara




City Tagline


10 Fakta Menarik Kabupaten Suryanegara:
1.       Penduduk Kabupaten Suryanagara berusia produktif mayoritas bekerja di sektor Swasta sebanyak 17%.
2.       Kekuatan Suryanegara ada di stabilitas ekonomi, iklim investasi yang kondusif dan terus membaik, potensi pasar yang tersedia masih besar serta kualitas infrastruktur
3.       Dalam mencapai visi dan misi menuju Suryanagara Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan, Kabupaten Suryanagara telah melampaui Indikator Makro Daerah dalam hal Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Suryanagara Tahun 2015-2020
4.       Nilai ekspor Kabupaten Suryanagara menunjukkan peningkatan yang pesat dari tahun ke tahun. Namun , jumlah volume ekspor Kabupaten Suryanagara per tahun mengalami penurunan.
5.       Suryanegara Masa Depan Investasi
Jika dilakukan hitungan pertumbuhan investasi mulai tahun 2007-2013, maka rata-rata pertumbuhan investasi kabupaten Suryanagara mencapai 44,55% per tahun.
6.       Kabupaten Suryanagara saat ini berkembang menjadi daerah tujuan investasi dalam skala regional, nasional bahkan internasional. Investasi dari penanam modal asing dan dalam negeri mengalami peningkatan dalam kurun 5 tahun terakhir.
7.       Kabupaten Suryanagara saat ini sedang mengembangkan sektor unggulan baru yaitu dengan ekonomi berbasis perikanan yang disebut sebagai konsep strategis Minapolitan.
8.       Kontribusi perikanan terhadap pendapatan daerah yang tertuang dalam PDRB tahun 2009 adalah 50,2%, (5) Kontribusi pertanian dari sektor perikanan yaitu 813.657,91 (dalam jutaan rupiah) dari total 1.622.267,13 (dalam juta rupiah)
9.        Perikanan memberikan kontribusi sebesar 1,7% terhadap seluruh pendapatan daerah Kabupaten Suryanagara.

10.   strategis Minapolitan. Strategi ini dikembangkan bersama-sama antara pemerintah, swasta dan organisasi non pemerintah untuk mencapai kondisi perekonomian yang lebih baik.



Your Family is Your First and Last Shelter





Orangutan adalah hewan terancam punah di Indonesia. Kini penebangan hutan menjadi penyebab nomor satu menurunnya jumlah orangutan di Indonesia. Hutan disini sebagai rumah dan tempat perlindungan (sanctuary). Ketika hutan telah ditebang habis, yang tersisa hanya keluarga tempat kita saling mencari perlindungan.

Juga sebagai pengingat kepada manusia, yang seringkali melupakan keluarga sebagai tempat perlindungan pertama dan terakhir nanti. So, love your family :D

Salah Siapa Wanita Memberontak?


Bukankah emansipasi adalah kata yang sangat ironis? Tuhan berkata jika kedudukan pria dan wanita di mata-Nya adalah sama. Namun wanita harus merangkak jauh dari titik nadir untuk bisa berdiri sejajar dengan pria di masa sekarang. Lantas jika wanita kini ‘memberontak’, siapa yang harus disalahkan?



Wanita yang hidup di jaman sekarang adalah wanita yang beruntung. Kita bebas menyulam gelar sepanjang mungkin, bebas memilih jadi petani hingga presiden, bebas memilih wakil rakyat, atau bahkan tidak memilih. Namun apakah nasib wanita selalu begitu?

Pada tahun 1281, terdapat konferensi di Perancis yang membahas apakah wanita adalah manusia atau bukan. Di India, wanita dilarang duduk di kursi seperti suaminya. Bahkan ketika Islam telah menyebar di negeri kita dan di Kitab-nya telah tertulis jika wanita dan pria berderajat sama, budaya patriark (laki-laki lebih superior dari wanita) masih subur mengikat para wanita yang ingin melihat dunia yang lebih besar dari dapur, sumur dan kasur.

Jika memang derajat pria dan wanita adalah sama, tidak akan ada Virginia Woolf yang mati-matian menulis kesetaraan lewat bukunya. Tidak ada Emily Davidson yang harus dipenjara berkali-kali karena menganggap wanita dan pria harusnya punya hak suara yang sama. Jika memang derajat wanita dan pria dianggap sama, Kartini tidak akan pernah menulis surat-surat kepada temannya di Belanda mengenai emansipasi wanita.

Kenyataannya, derajat wanita dan pria memang tidak sama. Kita sendiri yang berkata seperti itu. Tatanan sosial yang dibuat manusia telah membuat konvensi mengenai hal tersebut. Untuk itulah saya akan sangat berhati-hati bila berbicara mengenai kodrat. Karena bisa jadi apa yang kita anggap kodrat hanyalah sebuah konvensi dari tatanan sosial.

Kesepakatan tidak tertulis tentang wanita yang paling sering saya dengar adalah wanita harus lemah lembut. Hal lainnya adalah larangan bagi wanita untuk terlalu mandiri, wanita harus bergantung pada pria, dan banyak hal lain yang anda sudah pasti mendengarnya.
Bahkan konvensi tersebut tergambar dari citra RA Kartini yang tampil di lukisan yang dipajang di sekolah-sekolah dan film-film tentang Kartini. Dimana Kartini ditampilkan sebagai sosok yang keibuan dan kalem. 

Menurut saya sangat Ironis bila kita memperingati hari Kartini dengan memakai kebaya dan tampil se-feminin mungkin. Karena dalam masa hidupnya, Kartini berusaha menggebrak semua opini tersebut. Kenyataannya, Kartini adalah feminis pertama di Indonesia.

Sayangnya kata feminis atau emansipasi adalah dua kata yang takut diucapkan oleh para perempuan. Bagaimana tidak, feminisme sering kali dianggap identik dengan pemberontakan, kebencian kepada pria hingga tidak religius. Siapa wanita yang suka dianggap seperti itu?

Emansipasi wanita pada dasarnya adalah gerakan untuk melepaskan diri dari tatanan sosial yang saya sebut di atas. Tatanan sosial yang dulu membelenggu wanita untuk cerdas dan berkembang. Jika ada seorang wanita yang berkata dia menjunjung emansipasi dan mengabaikan keluarganya, yang salah bukan emansipasi wanitanya, tapi pelakunya.

Banyak juga opini yang berkata jika wanita yang buka-bukaan, hingga kontes kecantikan yang mengekspos fisik wanita adalah efek buruk dari emansipasi wanita. Menurut saya itu pendapat yang salah kaprah.

Kontes atau komersial yang mengekspos fisik wanita justru adalah musuh seorang feminis. Hingga saat ini, dunia hiburan hingga komersial masih sering mengeksploitasi wanita. Ini merupakan bukti bahwa budaya patriarki sejak jaman Romawi dan Yunani yang menjadikan wanita sebagai obyek seksual masih kental di kehidupan kita.

Lebih parah karena banyak orang yang memanfaatkan salah kaprah ini untuk menyerang para feminis. Jadilah terbentuk opini bahwa semua feminis pasti membenci laki-laki dan mencoba lari dari kodratnya. Yang saya rasa semua orang perlu pahami, feminisme membenci tatanan sosial yang menjadikan wanita sebagai penghuni kasta lebih rendah di hierarki sosial, bukan laki-laki.

Mungkin sekarang tatanan sosial sudah melonggarkan belenggunya pada wanita. Namun belenggu itu masih terasa. Jika ada yang salah dengan keluarga, yang disalahkan akan langsung wanita. Hal tersebut karena tatanan sosial berkata anak adalah tanggung jawab wanita. Setahu saya, bahkan di Kitab Suci pun anak adalah tanggung jawab baik ayah dan ibu.

Bahkan saya sering menjumpai wanita yang takut untuk mengutarakan opininya, hanya karena takut dianggap terlalu pintar oleh laki-laki. Hal ini juga menunjukkan kalau korban tatanan sosial bukan hanya laki-laki, tapi juga perempuan.

Opini publik tentang idealnya wanita selama ini sering membuat berbagai tipe perempuan takut untuk menunjukkan jati dirinya. Seorang wanita yang cerdas malah ditakuti laki-laki. Para wanita merasa harus jadi seseorang yang rapuh dan lembut dan penurut seperti tipe wanita ideal tatanan sosial kita. Bahayanya, hal ini juga membuat wanita sering kali berfikir kekerasan baik fisik maupun psikologis juga merupakan kodratnya.

Untuk itulah sebagai masyarakat modern, kita perlu bercermin kembali kepada sejarah dan bertanya: mana yang merupakan kodrat dan mana yang hanya tatanan sosial. Saya percaya bahwa laki-laki tidak lebih baik dari wanita, begitu pula sebaliknya. Pria dan wanita adalah partner dalam membangun peradaban. Untuk itulah masing-masing perlu saling menghormati dan bekerjasama.

Selamat Hari Kartini Semuanya!

Saktia Golda S
Mahasiswa Jurusan Desain Komunikasi Visual
Angkatan 2013

Wonderful illustration by: Jane Rye

Redefinisi Emansipasi Wanita: Sebuah Prolog



Berat banget topiknya!!!
Opps…maaf. Meski berat untuk dibaca, saya merasa topik ini sangat menarik untuk dibahas. Sebentar lagi tanggal 21 April. Tanggal 21 April peringatan apa hayooo?
Hari Kartini.
Ya, Raden Ajeng Kartini adalah sosok yang digadang sebagai simbol dari emansipasi wanita di Indonesia. Dua buah kata yang sangat kuat bukan? emansipasi dan wanita. Masing-masing memiliki sejarah perjuangan yang panjang dan dramatis. Cocok untuk film-film Hollywood yang menjual janji airmata.
Namun, bukan itu yang ingin saya tulis. Saya ingin menulis tentang masyarakat yang khilaf dan bahkan memerkosa makna perjuangan emansipasi wanita yang diimpikan Kartini. Hal ini karena salah kaprah definisi perjuangan Kartini atau bahkan definisi emansipasi wanita itu sendiri. 
Untuk itulah, mumpung momen kita tepat, mari kita renungkan kembali pergerakan emansipasi wanita. Efeknya pada wanita Indonesia modern, pro kontra serta plus dan minus-nya. Dan akhirnya, saya dan anda wanita Indonesia, bisa lebih bijak dalam menentukan masa depan kita. 
Sebagai catatan, ini merupakan sebuah hasil dari renungan, bukan bermaksud menggurui, apalagi memaksakan opini :)

---C O M I N G  S O O N---

Never Mind the Bollocks, Here’s Sex Pistols!




Bagi mereka yang suka mendengarkan music punk atau rock, tidak tahu siapa Sex Pistol adalah dosa. Bagi yang belum pernah tahu genre punk atau apa itu sex pistol , mari kita baca hal yang membuat band punk ini begitu spesial untuk saya.

Sekilas, orang yang tidak suka punk akan bertanya, ‘apa sih spesialnya band yang cuman hobi teriak-teriak ini?’. Apalagi Johny Rotten, vokalisnya tidak punya suara merdu layaknya John Lennon atau senyum sejuta dollar-nya Elvis Prisley. Liriknya juga terkesan ngawur dengan kata-kata yang jauh dari romantis.  Dan yang paling parah adalah: nama band-nya cabul! Astaghfirullah!

Ya, sex pistol bakal masuk black list semua orangtua ketika musiknya diputar oleh anak-anaknya. Namun bagi saya, Sex Pistols adalah band bersejarah. Meskipun mereka bilang museum adalah ‘a piss stain’. Lebih dari omongan yang terkesan embongan, kasus kontroversi dan nama band mereka yang cabul, menurut saya Sex Pistol adalah monumen dari era punk tahun 70-an di Inggris yang sifatnya mirip dengan Hippies-nya Beatles. Meskipun mereka memiliki gaya seperti langit dan bumi. 

Memang apa yang terjadi tahun 1975 ketika band ini berdiri?

Jawabannya ada di buku textbook Sejarah Desain dahulu. Namun karena tidak semua orang membaca, saya akan menjelaskan semampu saya saja. Jadi gerakan ini merupakan suatu ekspresi akan rasa frustasi anak muda di tahun tersebut akan ekonomi yang tidak kunjung membaik (di Inggris) dan perang terus berlangsung baik di Vietnam atau perang dingin USA dan Uni Soviet.

Jika hal ini melahirkan psychedelia dan gerakan sosial hippies, nantinya, hal ini juga melahirkan generasi seperti Sex Pistols yang memulai era punk. Jika hippies memiliki pandangan yang lebih santai dengan menyebarkan cinta, punk memiliki pandangan yang jauh lebih skeptis, bahkan agresif mengenai keadaan sosial dan ekonomi saat itu.

Contohnya saja lagu Sex Pistols God Save The Queen, salah satu liriknya berbunyi there is no future in England’s dreaming yang menggambarkan rasa frustasi akan tingkat pengangguran Inggris yang tinggi pada tahun 1975. Bukannya dalam menghadapi apapun kita harusnya selalu optimis? Kenapa harus menghargai sekelompok pemuda yang teriak-teriak di mikrofon untuk mengeluhkan keadaan?

Well, satu hal yang saya sukai dari musik punk adalah kejujuran mereka dalam berekspresi. Sumpah serapah yang tidak disensor, sindiran yang menghina bahkan ratu Ingrris?! Dan tentunya sinisme mereka. Orang sinis adalah orang yang jujur dalam melihat keadaan. Dan bisa saja, lagu-lagu sex pistols adalah catatan sejarah yang paling jujur yang tidak akan dimanipulasi di masa depan. Liriknya menangkap rasa marah, frustasi akan keadaan di masa tersebut.

Dari semua hal yang membuat Sex Pistols dianggap sebagai mbah-nya band Punk, saya paling menyukai lirik-liriknya. Mendengarkan atau membaca liriknya seperti membaca sebuah puisi. Bukan jenis puisi dengan pesan rahasia dan kata-kata indah. Lirik Sex Pistols seperti puisi versi kasar dan marahnya. Namun untuk anak-anak yang besar di lingkungan kelas pekerja, lirik Sex Pistols menurut saya sangat cerdas.

Rasanya seperti dihadapkan pada sebuah puzzle. Mungkin apa yang mereka ungkapkan akan langsung dipahami oleh orang pada era mereka, namun bagi saya yang sudah lahir di jaman enak, seperti kata nenek saya, tentunya sulit memahami derita mereka dengan sebaris kata-kata yang terdengar ngaco.

Lihat saja lirik salah satu lagunya, Holiday In The Sun

 cheap holiday in other peoples misery!

I don't wanna holiday in the sun
I wanna go to the new Belsen
I wanna see some history
'Cause now I got a reasonable economy

Now I got a reason, now I got a reason
Now I got a reason and I'm still waiting
Now I got a reason, now I got reason to be waiting
The Berlin Wall

Sensurround sound in a two-inch wall
I was waiting for the communist call
I didn't ask for sunshine, and I got World War Three
I'm looking over the wall and they're looking at me

Now I got a reason, now I got a reason
Now I got a reason and I'm still waiting
Now I got a reason, now I got a reason to be waiting
The Berlin Wall

They're staring all night and they're staring all day
I had no reason to be here at all
And now I got a reason, it's no real reason
And I'm waiting at Berlin Wall
I'm gonna go over the Berlin Wall, I don't understand this thing at all
I gonna go over and over the Berlin Wall, I'm gonna go over the Berlin Wall
I'm gonna go over the Berlin Wall

Claustrophobia, there's too much paranoia
There's too many closets we went there before
And now I gotta reason, it's no real reason to be waiting
The Berlin Wall

I gotta go over the Wall, I don't understand this thing at all 
This third rate B-movie show, cheap dialogue, cheap essential scenery 
I gotta go over the wall, I wanna go over the Berlin Wall 
Before me come over the Berlin Wall, I don't understand this bit at all
I'm gonna go over the wall, I'm gonna go over the Berlin Wall
I'm gonna go over the Berlin Wall, come on come over the Berlin Wall
I don't understand this thing at all 
Please don't be waiting for me

Satu kali baca lirik lagu diatas pasti tidak akan memberi tahu kita apa-apa selain mereka liburan ke Jerman yang lagi disinari matahari kemudian ada komunis terus mungkin mereka nggak bisa Bahasa Jerman, jadinya mereka tidak paham apa-apa. Namun, yang spesial, setelah saya mencari apa itu New Belsen, arti lagu ini jadi naik pangkat dari lirik lagu teriak-teriak ke puisi yang estetis (karena estetis tidak harus cantik).

Lirik diatas bercerita mengenai sinisme grup band ini ketika berlibur di Jerman tahun 70-an. Sinisme mereka yang dituangkan dalam kata ‘new belsen’. Belsen merupakan camp konsentrasi Nazi untuk mengurung para yahudi supaya tidak berbaur dengan warga Jerman lain. Setelah berdirinya Berlin Wall, Jerman seperti menjadi New Belsen. Warga Jerman terkurung di dinding setebal dua inchi dan paraoida mereka akan komunis di seberang tembok.

Sementara itu, Sex Pistol menganggap hal ini sangat konyol. Karena semua tentunya adalah efek perang propaganda kepentingan antara USA dan Uni Soviet yang berperang dari kedua sisi dinding tersebut. I'm looking over the wall and they're looking at me adalah sarkasme mereka akan keparanoidan orang Jerman. Seolah-olah memandang tembok akan langsung menghadapkan kita pada komunis. Seolah-olah melihat komunis saja akan membuat kita langsung terkutuk. Padahal sebenarnya siapa monsternya?

Karena itulah saya sangat menyukai band ini. Karen liriknya tidak terlalu mudah seperti musik pop yang siang malam terdengar di dunia kita. Berbeda dengan musik pop yang kekinian, ada sesuatu yang diceritakan dalam setiap lagu Sex Pistols. Saya sendiri tidak akan bilang saya penyuka music punk, karena kadang-kadang musik mereka membuat kuping saya sakit. Namun yang membuat lagu-lagu band ini spesial adalah cerita dan sejarah yang tidak akan ditangkap oleh lagu-lagu Taylor Swift atau kegalauan Justin Bieber.

Banyak orang yang tidak suka dengan genre musik yang terdengar kasar atau liriknya yang penuh hinaan. Menurut saya, mereka mungkin kurang memahami pesan yang disampaikan Sex Pistols. Lirik-lirik mereka menyampaikan permasalahan sosial di UK pada jaman tersebut, yang menunjukkan, mereka adalah orang yang peka terhadap keadaan. Dan ini adalah salah satu bentuk protes mereka akan keadaan yang kacau balau pada saat tersebut. 

Meskipun jauh dari indahnya lirik lagu the beatles yang bikin damai atau classy seperti Frank Sinatra, Sex Pistols dan sumpah serapahnya, dengan sikap agresif dan urakannya tentunya tidak kalah keren. Hanya saja packaging Sex Pistol tidak indah atau bersih. Dan ini membuat grup band ini memang patut mendapat tempat di jajaran band paling berpengaruh di dunia musik maupun gerakan sosial punk. Never mind the bollocks, here’s sex pistols!



note:
credit picture here
Original artist: Jamie Reid